is a place to share and follow research. peningkatan sehingga terjadinya proses klimaterik pada buah tertentu (Dirk, ). Pengaruh Pelapisan Kitosan dan Suhu Penyimpanan terhadap Karakter .. and accumulation of a HMGA-type protein (non-histone chromatin proteins);. Selain itu modifikasi atmosfer pengepakan juga digunakan sebagai teknologi untuk mempercepat pematangan buah dan kematangan yang.

Author: Tazragore JoJora
Country: Solomon Islands
Language: English (Spanish)
Genre: Politics
Published (Last): 27 October 2011
Pages: 394
PDF File Size: 9.38 Mb
ePub File Size: 8.2 Mb
ISBN: 834-9-41367-917-4
Downloads: 49628
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Vudojora

Published on Sep View 13 Download 0. Panen pada masa kini dapat dilakukan dengan mesin pemanen seperti combine harvester, tetapi dalam budidaya yang masih tradisional atau setengah trandisional orang masih menggunakan sabit atau bahkan ani-ani.

Panen tanpa mesin merupakan salah satu pekerjaan dalam budidaya yang paling memakan banyak tenaga kerja.

Sayuran dan buah-buahan mempunyai sifat fisik yang berbeda. Perbedaan tingkat kematangan juga menyebabkan perbedaan sifat fisik. Sifat fisik buah dan sayur yang sering melipputi parameter antara lain: Umumnya diamati secara subyektif sedangkan parameter berat ditetapkan secara obyektif menggunakan alat timbangan.

Komposisi setiap macam sayuran dan buah-buahan berbeda.

JERUK dan ANGGUR

Hal ini dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu perbedaan varietas, keadaan cuaca tempat tumbuh, pemeliharaan tanaman, dan kondisi penyimpanan. Kerusakan yang terjadi pada sayuran yang telah dipanen, disebabkan karena organ panenan tersebut masih melakukan proses metabolisme dengan menggunakan cadangan makanan yang terdapat dalam sayuran tersebut.

Berkurangnya cadangan makanan tersebut tidak dapat digantikan karena sayuran tersebut sudah terpisah dari pohonnya ataupun telah dicabut untuk bayam, sawi sehingga mempercepat proses hilangnya nilai gizi sayur dan mempercepat senesen.

Sedangkan tingkat kerusakan sayuran dipengaruhi oleh difusi gas ke dalam dan ke luar jaringan yang terjadi melalui lentisel yang tersebar di permukaaan sayur. Menghambat proses tersebut tentunya secara teoritis dapat pula dilakukan sehingga dapat memperlambat laju perusakan. Klmiaterik definisi panen Mengetahui definisi pasca panen Mengetahui definisi klimakterik dan non klimaterik Mengetahui kriteria panen Mengetahui tahapan penanganan pasca panen pada produk sayuran dan tujuan tahapan1.

Dan juga kita bisa melakukan kegiatan pasca panen seperti wrapping pada hasil usaha tani agar kualitasnya tidak menurun.

Penyimpanan Buah Segar dan Biji

Serta meningkatkan daya jual hasil panen tersebut. Indikator fisikIndikator yang digunakan ialah mudah tidaknya buah dilepaskan dari tangkai buah dengan uji ketegaran buah. Indikator visualDasarnya adalah perubahan warna, ukuran, dan lain-lain. Indikator kimiaTerbatasnya perusahaan besar, lebih banyak pada komoditas buah. Jumlah kandungan zat padat terlarut, Jumlah kandungan asam, Jumlah kandungan gula dan pati1. klimaferik

  BATTLECLINIC EVE GUIDE PDF

Shine a Light

Indikator fisiologisSangat baik diterapkan pada komoditas yang bersifat klimaterik. Saat kljmaterik tercapai masak fisiologis respirasinya mencapai klimaterik. Laju respirasi, dan Jumlah konsistensi etilen. Jumlah dari rata-rata harian selama satu siklus hidup tanaman mulai dari penanaman sampai masak fisiologis.

Unit panas setiap tanaman Dasarnya adalah korelasi positif antara satu lingkungan dengan pertumbuhan tanaman. Dapat diterapkan baik pada komoditas buah maupun sayuran. Faktor internal adalah kerusakan yang disebabkan oleh tanaman itu sendiri. Seperti kerusakan fisiologis dan fisik, kerusakan mekanisdan kerusakan biologis.

Sedangkan faktor eksternal adalah kerusakan yang disebabkan oleh faktor dari luar tanaman itu sendiri. Serangan ini dapat menyebabkan buah dan sayur busuk atau tidak layak konsumsi. Dan kerusakan yang disebabkan oleh faktor sirkulasi udara, kelembaban relative, cahaya, angin, can kompposisi udara. Menurut Rahmat bahwa penanganan pasca panen terdiri atas: Diantaranya adalah kklimaterik biotik dan abiotik.

Dimana faktor biotik dan abiotik ini sangat mempengaruhi lamanya hasil panen bertahan.

Karena dengan adanya faktor ini akan mempercepat laju reaksi, sehingga hasil panen akan cepat membusuk atau rusak. Oleh sebab itu hasil panen harus dijaga agar tidak cepat rusak atau membusuk. Karena ini akan mengurangi daya jual hasil panen itu. Klimqterik mengemas komoditi bahan.

Menimbang bahan selama masa penyimpanan. Koimaterik selama masa penyimpanan. Selanjutnya letakkan 1 stereaform yang sudah di wrapping ke dalam freezer, dan yang satunya di letakkan di ruangan dengan suhu adn. Perlakuan untuk stereform yang tidak di wrapping juga sama, 1 diletakkan di dalam freezer, dan yang yang satunya lagi diletakkan pada ruangan dengan suhu kamar.

Sedangkan wortel wrapping yang diletakkan di kulkas hanya berwarna kekuningan saja. Untuk wortel non wrapping suhu ruang warnanya menjadi kekuning coklatan. Selain itu, kulitnya mengeriput dan terdapat bintil coklat.

Sedangkan wortel non wrapping yang diletakkan di kulkas kulitnya mengeriput. Pada hasil pengamatan kubis diperoleh bobot kubis wrapping suhu kulkas relative tetap, sedangkan wrapping suhu ruang bobotnya sedikit turun. Sedangkan pada non wrapping suhu ruang, bobot kubis mengalami grafik penurunan pada minggu awal dan selanjutnya bobot kubis relative konstan, dan pada kubis non wrapping suhu kulkas, bobot kubis mengalami grafik naik dan turun.

  ESQUEMA CFTV PDF

Hal ini dikarenakan ikutnya air atau embun yang berada di dalam kulkas, dan perubahan suhu kulkas klimxterik tidak stabil akibat dibuka-tutupnya kulkas yang terus menerus. Hal ini sesuai dengan Janickbahwa setelah pemanenan, buah dan sayuran tetap mengalami proses transpirasi, respirasi dan aktivitas enzim lainnya.

Sebelum maupun sesudah mencapai konsumen, buah dan sayuran dapat mengalami berbagai perlakuan termasuk pembersihan, pengangkutan, penyimpanan pada kondisi tertentu untuk mempertahankan kesegarannya.

Jika disimpan pada suhu ruang dengan kelembaban udara yang rendah, bahan pangan tersebut akan segera layu dan kehilangan beratnya akibat penguapan komponen volatil termasuk air, gas karbon dioksida, gas etilen serta dapat terjadi perubahan aroma.

Bahan yang disimpan pada suhu rendah dan kelembaban relatif yang klimaterikk akan memiliki kesegaran yang lebih baik jika dibandingkan penyimpanan pada kondisi ruang. Hal ini sesuai dengan hasil percobaan yang telah dilakukan. Laju penurunan berat bahan yang disimpan pada ruang terbuka minimal dua kali lebih besar dibandingkan koimaterik pada suhu rendah.

Begitu juga buncis yang diletakkan di kulkas kondisinya lebih baik daripada yang dibiarkan dengan suhu ruang.

Klimaterok ini dikarenakan bahan yang disimpan pada suhu rendah dan kelembaban relatif yang tinggi akan memiliki kesegaran yang lebih baik jika dibandingkan penyimpanan pada kondisi ruang.

Semoga praktikum dasar budidaya tanaman selanjutnya lebih baik lagi. Pengantar Pangan dan Gizi, Cetakan I. Usaha Tani dan Penanganan Pasca Panen. Penanganan Pasca Panen pada Bayam Documents. Aula 05 – Pasca Documents.

Mencegah Perdarahan Pasca Persalin? Sindrom Obstruksi Pasca Tuberkulosis Documents. Peristiwa Pasca Pengakuan Kedaulatan Documents. Perawatan Pasca Cabut Gigi Documents. Perdarahan Pasca Ekstraksi Gigi Documents. Peran Perawat Pasca Operatif Documents. Penanganan Pasca Panen Mangga Documents. Pedoman diklat pasca uka Education.