Aurton ki nafsiyat by Agha Ashraf., , Jahangir Book Depot edition, in Urdu. kitabidunya is the largest bookstore, you can buy books, novels, guides online. We have books on various topics and huge collection of numerous writers. Donor challenge: Your generous donation will be matched 2-to-1 right now. Your $5 becomes $15! Dear Internet Archive Supporter,. I ask only.

Author: Vum Nikasa
Country: Norway
Language: English (Spanish)
Genre: Relationship
Published (Last): 27 December 2011
Pages: 497
PDF File Size: 19.72 Mb
ePub File Size: 20.76 Mb
ISBN: 619-2-66447-258-7
Downloads: 82779
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Nikohn

Kita mengakui bahwa kita adalah umat Rasulullah saw. Namun sudahkah kita benar-benar meneladani apa-apa yang telah Beliau nafskyah Bahkan untuk hal seperti tahun baru saja, masih banyak yang ternyata salah memahaminya. Video ini semata-mata untuk mengingatkan diri sendiri betapa bodohnya surat ini. Tak mengenal Islam iru sendiri. Nayatanya banyak aturan yang masih belum diketahui. Lalu sangat tak pantas jika menyombongkan diri.

Karena di atas langit masih ada langit. Barakallah, reminder untuk diri sendiri. Juga semoga senantiasa memberikan kebaikan untuk yang lain. Iskandar Kematian adalah keniscayaan. Setiap manusia, apalagi seorang Muslim, tentu amat…. Ratusan hari aku telah mengenalmu.

Ada ribuan alasan kamu berharga. Semampuku hiasi dengan senyum dan tawa. Karenanya janganlah takut akan gelap.

Percayalah, bahwa setiap ujian untuk dihadapi juga diselesaikan. Percayalah bahwa Allah swt. Akan ada hari dimana kamu bersyukur juga bersabar.

Karena cahaya itu datang semata dariNya. Ketika memegang teguh apa yang telah diperintahkan olehNya. Tertuang sempurna dalam aturan aurwt. Maka, masuklah ke dalam Islam secara kaffah. Juga akan selalu ada harapan di setiap hembusan.

Lagi, hanya padaNya sajalah tempat bersandar paling kuat. Yang lain, sama halnya denganmu. Yang lain, sama denganmu sama-sama saling mengingatkan bahwa Dia harusnya selalu ada dalam setiap aliran darah.

Dalam sanubari juga ingatan kita. Adakah hal lain yang bisa membuatmu bahagia dibanding dengan bertambahnya keimanan dan istiqomah dalam kebenaran? Segala hal yang tiba sebelum waktunya adalah ujian.

Ia akan tetap datang, tanpa memandang kita sedang tenang menepi, atau tengah berlari kencang di tengah perjalanan. Ia akan berganti setelah terlewati, tidak akan selesai dan pergi hanya karena kita abaikan.

Kadang kita lupa ada orang datang diresepsi pernikahan kita wkwk kita? Ada yang gak tau gimana resepsi nikah sesuai syariat, harusnya belajar bukan membiarkan ketidaktahuan, ada yang sudah paham tapi kebelet pengen nikah banget akhirnya malah mentoleransi segala kemaksiatan yang sebenarnya masih bisa dipilih. Kadang orangtua yang merasa berat dengan pernikahan sesuai syariat, berat takut dengan pandangan orang dan diomongin orang, padahal mah mo sesuai syariat atau gak, mulut orang itu gak bisa kita kontrol yang bisa kita kontrol adalah hati kita.

Ngadain pernikahan sesuai syariat pasti diomongin orang, gak sesuai aja kalau makanannya gak enak diomongin jadi ya bodoamat kan orang mo bilang apa, lagian gak hari bakal diomongin rajin banget kalau ada yang ngomongin kita tiap hari, yang penting Allah ridha, yg nurunin berkah dirumah tangga nanti Allah bukan manusia apalagi tak paham syariat.

the Islamic Traditions of Cirebon – [PDF Document]

Jadi yuk berjuang agar bisa menikah sesuai dengan syariat Islam, dimana ada istiqomah pasti ada jalan. Some people are hardly to listen but easy to speak. Jika ada suatu bangsa yang paling takut akan datangnya bencana, maka bangsa kitalah yang paling layak untuk khawatir. Gempa bumi, puting beliung, tsunami, gunung meletus, lukifaksi tanah, bisa tiba-tiba terjadi begitu saja. Di bawah tanah tempat kita berdiri ada perbatasan lempeng bumi yang saling bertumbuk dan pulau kita dikelilingi samudera besar.

  HOW TO ATTRACT SUCCESS F.W.SEARS PDF

Kita tak sadar bahwa sebenarnya kita tengah dikelilingi bencana yang siap menghantam kapan saja. Akibat ulah kita sendiri, sakitnya semakin parah.

Umat akhir zaman ini semakin mendekati hari akhir. Hitung saja, semakin banyak bencana terjadi dan semakin banyak pula macamnya. Belum ada teknologi yang mampu mencegah dan memprediksi dengan tepat datangnya bencana-bencana itu. Berharap terlalu banyak kepada pemerintah, li, atau institusi terkait rasanya juga tak ada yang mampu mencegah datangnya bencana itu. Lalu kepada siapa kita meminta pertolongan?

Seharusnya bangsa kitalah yang paling beriman. Paling banyak dan paling khusyuk ibadahnya. Wurat paling jauh dari maksiat daripada kebanyakan manusia di muka bumi. Namun kita memilih larut dalam dunia dan lalai akan akhirat. Kita dekat dengan maksiat dan lupa dari mengingat-Nya.

Bangsa macam apa kita ini? Terancam banyak bencana, tapi jauh dari-Nya. Ada dua jenis manusia menyikapi bencana.

Nah kan, aplikasinya sempurna untuk itu.

Jenis pertama, mereka percaya bahwa bencana adalah kehendak sekaligus teguran Allah kepada manusia. Jenis kedua, mereka hanya menganggap bencana sebagai peristiwa alam dan tak percaya bahwa bencana juga datang sebagai bentuk kemurkaan-Nya. Jika kamu jenis kedua, abaikan saja tulisan ini. Menyongsong tahun baru, ada pertanyaan yang layak untuk kita renungkan. Sedang apa kita di malam pergantian tahun nanti?

Mohabbat Ki Nafsiyat Pdf Urdu Book Free Download – Kutubistan

Sedang lalai atau sedang mendekat kepada-Nya? Karena yang paling auratt sekaligus mengerikan adalah bencana yang datang kepada orang yang sedang lalai dari mengingatnya dan larut dalam kesenangan dunia.

Sebelum saya memberikan tanggapan, sedikit perkenalan, kenalin kak git, saya anak daerah dari Nafsiyay timur pulau sulawesi Suku Jawa, dan memulai hijrah di Malang, Jawa Timur, sampe detik ini masih mengusahakan untuk mati nafisyah seorang Muslim yang taat, its not easy.

Say pernah jadi follower kaka di askfm namun saat itu kak gita belum seterkenal sekarang, saat itu saya suka nanyain soal kimia sama kaka, dan I know your mind its not like nowadays. Sebelumnya nafsiyh gita, akan sangat wajar ada yang kontra dengan kamu, karena saat ini posisimu sebagai seorang social influencer apa yang kamu katakan akan mempengaruhi followersmu, sayang tidak semua pengikut itu mikir akan ide yang disampaikan karena kita banyak kena penyakit menokohkan whatever that person said and idea.

Saya mau nanya kak? Jadi ya consideration ini timbangannya apa? Ya memang tidak sedikit orang yang baru belajar Islam belum memahami bagaimana dakwah itu, bagaimana uslub dalam berdakwah, sampai tidak sedikit orang yang xurat hati, namun kalau kita mau fair, mereka juga sebenarnya sedang belajar bagaimana cara menyampaikan, dari kerasnya mereka diawal hijrah saat menasehati seseorang sampai menjadi lemah lembut itu butuh waktu kak, kakak gak bisa bikin tanggapan matahin semangat orang untuk menasehati, karena persoalan kek gini kita harus pake dua sudut pandang.

Kita yang menasehati dan kita yang dinasehati, harusnya lah kak pakelah dua sudut pandang itu, jangan hanya pake sudut pandang yang dinasehati terkesan seolah-olah yang menasehati itu buruk dan jahat, its not fair kak. Yang sedang memulai hijrah itu sedang berproses, dan yang ngeliatin juga sedang berproses kenapa gak saling nyadar nafdiyah

  LA CONSAGRACION DE LA PRIMAVERA PDF

Inilah alasan kenapa ada orang yang perasaan spritualnya okey, ada yang aurst okey, ada yang kedua-duanya okay, and well karena kita hidup gak diatur dengan syariat Islam maka bukan hal aneh kalau liat orang dengan split kerpibadian karena kadang apa yang dipahami dan dilakukan kontradiktif. Kedua, Bicara soal baik-buruk, semua agama mengajarkan kebaikan kakak bilang, kalau begitu kak, apa sih kebaikan itu?

Korupsi itu buruk dalam syariat Islam dan sampe kiamat akan selalu buruk, sama seperti LGBT itu perkara buruk tidak boleh dilakukan oleh manusia sampe kiamat hukum itu akan berlaku seperti itu, tapi jika baik-buruk dikatakan relative dia berubah-ubah sesuai perkembangan zaman, akan sekacau apa dunia ini nanti.

Hisanori Kato soal Islam dimata Orang Jepang. Kakak berbicara soal semua agama itu apa sudah berfikir sedikit airat orang naafsiyah pindah agama sampe harus kehilangan nyawa?

Ada yang kak gita lupa, apa itu? Yah keknya kepanjangan sampe sini aja, dibaca followersmu okay, gak dibacapun gakpapa. Ini hanya sedikit opini dari video kakak yang menurut saya pembahasannya gak terlalu penting karena cuma seputar orang bukan ide. Perkara hati adalah perkara yang tak mudah diprediksi. Seorang lelaki gagah pun bisa saja tiba-tiba menangis karena kehilangan. Seorang nafsuyah parlente pun bisa saja berkali-kali menangis karena ditinggalkan.

Rupanya hati tak pernah bergantung pada rupa, predikat, pekerjaan, kekayaan, dan kedudukan. Hati adalah alam sendiri yang bisa bahagia dan sedih semaunya.

28660575 the Islamic Traditions of Cirebon

Menangislah dan jangan berhenti jika itu menenangkanmu meski hanya untuk sesaat. Menangislah dan resapi jika itu mengurangi dukamu meski tak lama. Tangisan bukan tanda kelemahan. Menangis adalah tanda hatimu masih hidup meskipun redup, tanda masih bisa berharap dan membuat pilihan dalam hidup.

Bersyukurlah karena rindu nan sendu itu berhasil membuatmu menangis, bahkan berkali-kali.

Jangan salah, yang menangis hari ini belum tentu akan terus hidup nafsiyqh sedu-sedan di masa depan. Jika kamu adalah orang yang kehilangan, ditinggalkan, atau telah menyia-nyiakan kesempatan atas sebongkah hati manusia, sekalipun susah tapi bersyukurlah saja.

Bersyukur karena kamu hanya kehilangan manusia, bukan kehilangan Allah. Bersyukur karena kamu hanya ditinggalkan manusia, nxfsiyah ditinggalkan Allah. Bersyukur karena Allah tak pernah berpaling dan selalu memberi kesempatan yang sangat luas sekalipun kamu terlalu sering menyia-nyiakan-Nya.

Jangan kamu tolak rasa sedih dan sendu itu. Kamu bisa jadikan itu energi untuk melawan balik. Bukan balas dendam, tapi untuk melanjutkan hidup dengan versi terbaik dari dirimu. Pengalaman pahitnya kehilangan adalah pengalaman yang berharga, yang mengajarkan kamu ajrat menjadi pribadi lebih baik yang menghargai sesuatu dan kesempatan yang kamu punya. Well, kehilangan memang berat.